Posted by: irhapunya | 14 November 2009

“Finally…..he is not right person”

Ternyata tidak butuh waktu lama untuk membuktikan kalau dirimu adalah lelaki yang patut untuk ditinggalkan dan tidak pantas untuk diperjuangkan. Well….tidak perlu membuang energi untuk mengutuk diri sendiri dengan sebuah penyesalan yang tidak ada artinya. Mungkin semua kenyataan yang ditunjukkan Tuhan pada saat ini adalah yang terbaik untukku dan untuk masa yang akan datang. Waktu yang sebentar ini yang pernah terlewati membuatku mengerti kalau ternyata ada karakter seperti dirimu. Tampak dari luar kau adalah orang yang berprilaku santun, baik dan mendekati sempurna.

Dan atas dasar pertimbangan itu kupertaruhkan hari hariku yang selama ini kosong diisi olehmu. Walaupun perbedaan mendasarinya. Dan ketika itu ku berfikir kalau perbedaan itu dapat diatasi berdua. Tapi kenyataannya lain…kau tidak menunjukkan usahamu untuk menjadi seperti apa yang kumau dan begitupun denganku, tidak mampu memberi apa yang kau minta. Egois memang..tapi itulah realitanya. Tetap bertahan dengan kondisi yang tidak nyaman itu? Tidaklah mudah karna mempertaruhkan perasaan masing masing. Sejatinya, kita berdua harus saling menerima kekurangan dan kelebihan masing masing.

Pernah kuberfikir, mungkin persoalan waktu sehingga apa yang kita jalani menjadi hambar. Hanya karna persoalan kutak mengakui perasaanku padamu. Bukankah kebersamaan tidak seharusnya harus diungkap lewat kata. Tidak diumbar dengan kata kata manis yang membuat euforia sesaat. Kita berdua tlah sama dewasa, yang tidak seharusnya semua dilakonkan seperti pasangan remaja yang baru mengenal apa itu cinta.

Tapi sudahlah….tidak perlu ada kata seandainya. Semua telah lewat…dengan semua yang telah kau lakukan kemarin telah membuka mataku kalau kau bukan yang terbaik. Cara kampunganmu itu sangat tidak layak untuk diingat. Karna dengan perlakuanmu itu sudah memperjelas kastamu. Kalau berniat menjatuhkanku didepan teman temanku tidaklah dengan cara seperti itu. Belajarlah untuk bermain cantik. Tidak dengan cara jaman batu.Heeh…..

Buku itu belum juga penuh dengan cerita tentang kita tetapi harus segera ditutup dan tergantikan dengan cerita lain. Yang kutau “he is not right person” bye bye Mr Wrong…..!!!!

Posted by: irhapunya | 5 November 2009

Coretan Menjelang Tidur

Ga ngerti apa yg kumau sebenarnya. Ga tahu harus ngapain. Apa harus rela berdamai dengan kenyataan atau berusaha mempertahankan apa yg sudah digenggaman. Well…untuk mencoba menerima kenyataan butuh proses lama untuk sembuh lagi, sedang untuk bertahan? Juga butuh pengorbanan dan itu harus dibayar dengan mahal dengan menggadaikan harga diri. Setidaknya itu menurutku.

Selalu berusaha untuk konsentrasi mendengarkan kata hati dan intuisi tapi sampai sekarang belum berhasil juga. Masih ada ego yang selalu bercampur aduk. Belum juga sembuh dari luka lama. Tapi knapa juga sekarang harus membuka luka baru lagi? Dan kau tahu itu…dimana kepekaaanmu?

Rasanya tidak pernah meminta yg berlebih…tidak pernah menuntut sesuatu yg kau tak sanggup berikan. Maap…ku meragu untuk kali ini….ragu tuk melangkah dengan segala resiko yg kau tawarkan..tetapi takut juga untuk mengambil keputusan yang kutahu akan membuat sakit. Dan semua itu berawal dari kesalahan kecil yang memicu kesalahpahaman menurutku. Kesalahan yg tidak seharusnya ada. Bukankah aku sudah meminta maap? Bukankah sudah kuakui semuanya? Tapi kenapa juga masih tak kau beri maap itu? Sebegitu arogannyakah sampai hanya kata maap saja tak bisa kau berikan. Tapi kau juga tak rela melepasku begitu saja.

Untuk kembali seperti dulu lagi itu sudah susah katamu. Lalu? Apa aku harus terus menunggu dan menunggu…heeh…
Tidakkah kau sadar kalau semua ini justru akan semakin membuatku sakit. Tidakkah kau tahu kalau aku sedang belajar untuk kembali seperti beberapa tahun lalu yg bisa percaya dengan yang namanya cinta. Percaya bahwa cinta itu ada, karna beberapa tahun belakangan ini ku kehilangan kepercayaan akan yang namanya cinta.

Teringat percakapan dengan seorang sahabat beberapa waktu lalu. Tentang perlunya mempunyai pasangan. Karna saat itu aku dengan ngototnya mengatakan kalau tanpa pasangan, kita bisa hidup koq. Tanpa pasangan juga bisa survive. Tapi ternyata semua itu hanya pendapat egoisku. Dan juga teringat kiriman pesan seorang teman yang nun jauh dinegeri sana tentang mr wrong dan mr right. Semua itu yang membuatku semangat untuk kembali belajar dan belajar. Belajar untuk mengalah, membuang semua egois itu. Dan belajar untuk menerima segala kekurangan dan kelebihanmu.

Dulu, aku memang pemuja dan pejuang cinta. Dan ternyata sekarang bekas bekas itu masih ada. Dengan mengesampingkan semua ego yg ada, menemui untuk mencari sebuah kepastian. Sempat takjub sendiri dengan yg kulakukan itu. Well….semua itu tidak pernah kau hargai. Yang kutahu, aku sudah berusaha melakukan yang terbaik. Terserah kau menilainya seperti apa. Itu hakmu….

Posted by: irhapunya | 4 November 2009

Iseng

Terkadang apa yang kita dapatkan tidak seperti apa yang kita harapkan. Belajar menerima kekurangan orang lain ternyata juga gampang gampang susah. Karna menyangkut masalah perasaan dan tentunya perang batin. Tetapi harus dipikirkan juga bahwa tidak ada yang sempurna didunia ini apalagi di zaman digital seperti sekarang ini. Pyuh pyuh pyuh….andaikan bisa meminjam lampu ajaib aladin….

Untuk menerimamu menjadi pasangan butuh pertimbangan dan pemikiran. Resiko yang akan di hadapi dan bla bla.

Posted by: irhapunya | 1 November 2009

Untukmu Lelaki

Memutuskan untuk sendiri bukan berarti tidak bisa mendapatkan yang lain. Tapi sudah merasa nyaman dengan seperti ini. Tanpa harus ada rasa takut akan kehilangan. Semuanya berjalan seperti dengan yang seharusnya. Terkadang memang ada waktu dimana seseorang dibutuhkan tapi tidak harus bertjap sebagai lelaki. Tidak dapat dipungkiri kalau kita sebenarnya membutuhkan pasangan. Pasangan yg mengerti kita, yang mau menerima apa adanya tanpa harus ada syarat.

Tergelitik dengan bincang bincang seorang sahabat beberapa waktu lalu tentang perlunya mencari pasangan. Well….harus ku akui mempunyai pasangan itu memang perlu. Karna tidak selamanya kita bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Akan ada masa dimana kita tidak dapat melakukan sesuatu sendiri. Tetapi? Kadang juga terlintas di pikiranku apa dengan mempunyai pasangan hidup kita akan tenang, nyaman? Entahlah….

Wahai lelaki…perempuan diciptakan bukan untuk disakiti…tapi perlakukanlah dia seperti yg seharusnya.

Posted by: irhapunya | 26 February 2009

Akhirnya Datang Lagi Proyek Buku AM “Konro soup For Soul”

Komunitas Blogger Makassar AngingMammiri, setelah sukses meluncurkan buku perdananya “Ijo Anget-Anget” akhir tahun silam, kembali menggelar proyek penulisan buku yang bertajuk “Konro Soup for Your Soul”.

Mengapa Sop Konro?

Sop Konro (Konro Soup), hidangan khas ala Makassar ini berupa sop berkuah maupun dibakar dengan bahan-bahan dasar seperti tulang rusuk sapi atau kerbau, dimasak/dibakar dengan bumbu ketumbar, jintan, sereh, kaloa, bawang merah, bawang putih, garam, vitsin yang sudah dihaluskan. Sop Konro pada umumnya disajikan/dimakan bersama nasi putih dan sambal. Rasanya nikmat dan menggugah selera. Maka, Konro Soup for the Soul juga akan sangat nikmat dan menggugah selera untuk memberikan pencerahan batin bagi hati dan jiwa kita semua.

1.Tema: Konro Soup for the Soul

Berisi kumpulan tulisan/cerita inspiratif yang diangkat dari pengalaman nyata dan memberikan pencerahan batin bagi para pembacanya. Tidak menerima Cerita yang mengandung pornografi, erotis, ataupun mengandung pelecehan SARA.

Tim editor AM akan memilih masing-masing 15 cerita terpilih untuk 3 kategori untuk dibukukan.

2. Syarat Penulisan

-. Terbuka untuk seluruh member AM (termasuk Admin dan Moderator)
-. Memakai Bahasa Indonesia
-. Maksimal 1,000 kata (atau kurang lebih 3-4 halaman A4), diketik dalam
spasi ganda dan type font Times New Roman 12 pt
-. Sama sekali belum pernah dibukukan, dimuat di media cetak dan media
online (selain blog pribadi).
-. Tulisan yang diajukan dapat pula menyajikan kisah nyata inspiratif
pengalaman orang terdekat, selain diri sendiri.
-. Tidak ada pembatasan pengiriman naskah (satu penulis bisa menulis
lebih dari satu tulisan baik utk kategori yang sama maupun kategori yg
lain)
-. Memasang Banner Komunitas Anging Mammiri (Kode HTML Banner tersebut dapat dilihat pada situs resmi Anging Mammiri.org) dan banner khusus dari even ini.

- Ditetapkan ada 3 kategori atau bab dalam buku ini, masing-masing adalah:

1. Tentang Cinta, Pengorbanan dan Persahabatan (kode kategori : Cinta)
2. Tentang Sudut Pandang dan Pengajaran (kode kategori : Sudut Pandang)
3. Tentang Rasa Sakit, Kehilangan dan Ketabahan (kode kategori : Ketabahan)

- Kriteria Penilaian karya yang akan dibukukan adalah:

1. Kesesuaian Tulisan dengan tema dan kategori
2. Orisinalitas
3. Gaya Bahasa dan Penuturan

Referensi Penulisan:

* Buku “One Gigabyte of Love” karya anggota komunitas Multiply Indonesia, Penerbit Lingkar Pena, 2008

* Buku “Ortu Kenapa Sih?” karya anggota Blogfam, Penerbit Cinta, 2006

3. Alamat pengiriman

Naskah dikirim ke alamatproject@angingmammiri.org

4. Prosedur

Naskah dapat dikirim langsung dengan attachment (word) disertai dengan username di portal AM dan alamat Blog, berformat:

Judul email: (KSFS – “kode kategori” ) Judul Tulisan

Harap menyertakan biodata, dan dituliskan dengan jumlah kata tidak lebih dari 100 kata.

Mohon dilampirkan pula alamat rumah, nomor handphone yang bisa dihubungi serta no.rekening bank di Indonesia untuk transfer honorarium penulisan.

5. Waktu Penerimaan Naskah

Penerimaan naskah dibuka hingga 18 April 2009 dan karya terpilih akan diumumkan secara resmi 2 minggu setelahnya.

6. Imbalan untuk karya yang terpilih

1 buku untuk 1 penulis. (bila penulis menulis lebih dari satu tulisan, tetap dapat satu buku)

Pengiriman buku hanya dilakukan ke alamat di Indonesia. Jika tempat tinggal penulis di luar negeri, mohon siapkan alamat di Indonesia.

Selain buku, AM akan menyediakan Imbalan kepada penulis masing-masing berupa honorarium (ditetapkan kemudian, setelah ada ‘deal’ dengan penerbit) yang merupakan pembagian berimbang dengan pihak AM [dari hasil penjualan "beli-putus" dengan pihak penerbit]

Selamat Menulis!

Tim Editor Konro Soup for the Soul

Amril Taufik Gobel ‘ Daeng Battala’
Kamaruddin Azis ‘Daeng Nuntung’

M.Ruslailang Noertika ‘Daeng Rusle’
Khalid Mustafa “Daeng Kulle”
Syaifullah Ahmad Faisal ‘Daeng Gassing’

Posted by: irhapunya | 8 January 2009

Ada Apa di 2009…?

Setiap menyambut pergantian tahun selalu ada resolusi  yang akan di lakukan tahun baru mendatang. Entah itu karir,keuangan, keluarga dan bla bla….yang pastinya mengharap semua yang baik baik. Seperti denganku tahun kemarin, juga ikut ikutan buat resolusi. Tapi di antara beberapa poin resolusi itu tidak ada yang terwujud, makanya tahun ini sudah tobat untuk resolusi resolusian.Menjalani hidup bagaikan air yang mengalir…

Atau mungkin terlalu banyak poin poin yang harus di capai sehingga tak ada satupun yang konsentrasi untuk di capai. Dan akhirnya semuanya gagal. Sejatinya resolusi itu bukan saja di awal tahun sudah di rencanakan. Tapi kapanpun kita harus selalu mempunyai resolusi. Menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. 

Dan kado awal tahun yang ku trima betapa sangat mengejutkan bagiku. Mengukir kegagalan dengan tinta emas. Berharap itu semua mimpi tapi setelah ku cubit lenganku dan kurasakan sakit, dan saat itu pula ku sadari kalo semua ini adalah kenyataan. Hanya kata maaf yang dapat ku ucapkan kepada orang orang terkasihku…”maafkan telah mengecewakan kalian, saya memang tidak dapat diandalkan” 

Saya sangat tahu kalo mereka kecewa tapi mereka berusaha menyembunyikan kekecewaan itu dengan memberiku semangat kalau kegagalan adalah sukses yang tertunda. Jujur, kali ini saya sangat tidak setuju dengan pepatah itu. Apakah gagal dan gagal disebut dengan sukses yang tertunda? Kemana otakku kusimpan selama ini? 

Saya marah….tapi bukan marah kepada kalian….tetapi marah pada diriku sendiri yang tidak dapat berbuat apa apa dalam menghadapi semua ini. Marah karna belum mampu memberi yang terbaik untuk keluargaku terutama untuk ibundaku tercinta. Ada beberapa sahabat yang memberiku semangat kalo hari ini gagal belum tentu besok kamu gagal lagi. Yah….semua tergantung dari garis tangan seseorang….Ada yang tahu dimana bisa mengukir garis tangan yang indah? 

Saya akan jadi apa kelak? Pertanyaan itu yang sejak tahun kuda selalu tercetus tapi sampai sekarang belum ada jawabannya. Yang pasti segala macam usaha telah kucoba dan belum ada kategori berhasil. Manusia selalu di tuntut untuk berusaha agar dapat mencapai apa yang diinginkan. Yeah…saya telah berusaha tapi belum berhasil mendapatkan apa yang kumau. Apa mungkin kemauanku terlalu tinggi untuk kucapai? Saya juga tidak mau membesarkan hati dengan berfikir bahwa Tuhan sedang mengujiku. Karna saya tidak bisa membedakan lagi apakah semua ini cobaan atau siksaan….*depresi mode on*

Yang Kutahu ” Kau, Dia ataupun Mereka Tidak akan Pernah Tahu Apa Yang Ku Mau”

Happy New Year 2009…….

Posted by: irhapunya | 22 December 2008

Bunda…Kaulah Yang Terhebat

Bunda….

Kaulah perempuan yang terhebat

Tak pernah lelah untuk membimbingku

Kusadar, di usiamu yang semakin senja

Belum ada yang mampu keberikan untukmu

Bunda…

Tak pernah kau mengeluh

Dengan semua kenakalan kenakalanku

Menuruti semua permintaanku

Dan kutahu kadang kau tak mampu melakukan itu

Tapi kau tetap berusaha memenuhinya

Demi untuk membahagiakanku

Kaulah pahlawanku

Kau yang membuatku ada

Walaupun sendiri membesarkanku

Tapi kau mampu menunjukkan kepada dunia

Bahwa kau bisa tanpanya….

Bunda….

Hari ini ingin ku bersujud di kakimu

Dan berjanji

Akan memberikan semua yang terbaik untukmu

Menjaga nama baikmu

Berusaha membahagiakanmu

Selagi masih ada waktu untuk melakukan itu

Bunda…..kaulah yang paling hebat

Kaulah wonder womanku..

Selamanya….

Luv u….so much……

Selamat hari ibu…..

Muach muach muach…..

Dari anakmu yang tak tahu diri ini

Tapi akan selalu mencintai dan menyayangimu selamanya


Posted by: irhapunya | 28 November 2008

“Sensi mode on”

Dinginnya malam membuatku kangen untuk posting di blog yang tak terurus ini. Rasa kangen mencurahkan semua uneq uneq yang mengganjal di hati memaksaku untuk menulis baris demi baris. Entah apa yang membuat perasaanku gamang. Seribu macam persoalan membebaniku (halah…hiperbola banget)
Yeah….Sinjai bagai kota mati. Hujan yang tidak tahu kapan redanya disertai geledek yang membuatku sedikit bergidik. Sejak sore tadi tiba tiba moodku jelek. Mungkin karna kecapean sampai² gampang banget sensi. Dan itu terus berlanjut sampai sekarang. Semua orang yang ku temui sepertinya menjengkelkan. Jadi pengen ngunyah ngunyah orang yang menjengkelkan itu rasanya. Huuh…. Udah tau saya lagi bad mood malah mereka makin banyak bacot.

*asah badik dan parang toraja*

Kalo ada yang macam macam enaknya kitik kitik pake badik aja kale. Pengen curhat tapi ga tau sama siapa. Argh….lengkap sudah penderitaanku malam ini. Hiwks hiwks hiwks….

Posted by: irhapunya | 11 November 2008

The true story @Jakarta

Jakarta masih belum berubah. Macet, padat merayap. Setidaknya itulah yang kurasakan setelah menginjakkan kakiku kembali di ibukota. Dengan menumpang Blue Bird ke Cikini Raya menuju hotel yang akan menjadi tempatku selama berada di Jakarta. Namanya hotel formula1. Thanks to Kä Maya yang membantu mendapatkan kamar di F1. Dan maaf beribu-ribu maaf untuk Maya my dadar guling karna misscom untuk Manhattan Hotel. Jadi ga enak, gegara network yang lagi duduls dan rasa panik kalo kalo ngga dapat kamar makanya saya mencari yang lain. Ternyata Manhattan sudah fix dan saya telat tahu itu. Salahkan blackberry dan ISAT yang lagi duduls aja yah. Makasih juga untuk DM yang bersedia menelpon kiri kanan untuk mendapatkan kamar.
Setelah menyusahkan beberapa teman untuk membantu booking akhirnya dapat kamar juga. Sehari sebelum berangkat saya sibuk mencari hotel. Ternyata dimana mana full.
Pyuh….
Kamarnya nyaman cukuplah untuk sekedar tidur dan istirahat. Secara hotelnya masih baru jadi breakfast tidak di sediakan pihak hotel. Tapi di lantai bawah ada ohlala cafe yang buka 24 jam. Bisa nongkrong plus ngopi sampe puas.
Malam pertama di Jakarta langsung ngumpul ngumpul di ohlala cafe bareng Ka Maya, Ka Ami dan temannya. Tentunya si tante ikut juga. Tapi keliatannya tante bete karna merasa ga nyambung aja dengan apa yang kami bicarakan. Hehehe…maaph yah tante. Setelah makan malam si tante minta ijin untuk istirahat karna besok pagi harus ke cibubur.
Tak lama kemudian Ka Yola juga bergabung. Reuni dadakan judulnya secara dah lama tidak pernah ngumpul, gosip dll. Dejavu deh jadinya. Argh jadi ingat 2 tahun lalu. Seperti biasa kalo ngumpul yang ada pasti acara foto foto, acara gosip gosip dan acara ngakak guling guling. Dan waktupun yang harus menghentikan acara kangen kangenan kami. Saya harus istirahat begitupun dengan yang lain. I luph u all….kapan bisa berkumpul seperti dulu lagi? Entahlah…..

Posted by: irhapunya | 9 November 2008

“Surprise”

Sudah lama saya punya niat untuk ke Jakarta lagi. Apalagi kalo bukan sekedar melepas kerinduan akan macetnya kota yang tidak pernah mati itu. Kota yang tiap hari macet dimana mana. Rencana demi rencana telah di susun tapi namanya juga manusia hanya bisa berencana tapi Tuhan juga yang menentukan. Ceileh….sok bijak mode on. Rencana semula, pada saat Pesta Blogger 2008 nanti yang akan di adakan bulan oktober kemarin kami dari rombongan komunitas Blogger Makassar akan turut serta dalam PB08. Tapi semua batal karna Pesta Blogger di undur hingga November 08. Dan yang lebih parah lagi acara ulang tahun AM beda sehari dengan PB08. Akhirnya dengan berat hati saya dan teman teman terpaksa mundur dengan teratur. Mengingat acara AM lebih penting dari PB itu sendiri. Padahal jauh jauh hari kami sudah berusaha mencari sponsor ke INDOSAT agar rombongan AM bisa berpartisipasi di pestanya para BLOGGER. Giliran dapat sponsor malah ga bisa berangkat. Hiwks sedih deh.
Tapi semua kejadian pasti ada hikmahnya. Awalnya iseng aja seh sebenarnya. Kebetulan tante dalam minggu ini berangkat ke Jakarta untuk suatu keperluan tugasnya sebagai ibu ibu PKK. Si tante ini ngomong ke saya tentang keberangkatannya. Minta di bantu untuk booking tiket dll. Yah sebagai ponakan yang baik tentu dengan senang hati membantu. Atau mungkin saya punya tampang calo tiket kali yah. Hihihi….trus saya bilang ke tante pengen ikut. Tapi hari itu tante ga menanggapi permintaanku. Ya sudah lagian saya asal ngomong aja koq.
Akhirnya 2 hari kemudian saya berangkat ke Makassar, mumpung weekend dan sekalian beli tiket untuk si tante. Maklum saya kan orang daerah jadi setiap weekend pastinya pengen turun gunung. Kasian deh akyu….
Cerita punya cerita….tiket untuk tante sudah di tangan. Saatnya menikmati weekend di Makassar. Tidak lama berselang blackberry berdering. Hmm tante menelponku. Pikirku mungkin menanyakan kabar tiket. Tadaaaaa….ternyata tante memintaku untuk beli tiket untuk 1 orang lagi. Dan tiket itu untuk saya. Yah untuk saya. Jadi ga bisa berkata kata di buatnya. Senang…kaget bercampur jadi satu. Senang karna bisa ke Jakarta. Bisa ngumpul dengan teman teman lagi. Kaget karna tidak pernah menyangka kalo minggu ini bakalan ke Jakarta. Stres karna tidak ada  persiapan yang cukup. Huaaaa…..
Sungguh shock teraphy yang menyenangkan. Alasan tante ngajak saya ke Jakarta, yang pertama karna teman yang harus mendampingi beliau tidak jadi ikut karna masih ada yang lebih penting di sinjai. Yah yah yah….alasan kedua supaya tante ga sendirian kemana mana. Halah…sok belagak tau seluk beluk Jakarta aja. Padahal modal tanya kiri kanan kalo mau kemana mana. Hihihi namanya juga usaha. Jakarta….ayem koming……!!!!

Older Posts »

Categories