Musibah tidak pernah ada yang bisa memprediksikannya. Datangnya tidak terduga, entah itu kita siap atau tidak untuk menerimanya. Seperti sore tadi, saya ketumpahan minyak di tangan dan kaki. Seandainya saya tahu tentunya saya akan menghindar untuk ke dapur. Atau memilih untuk ikut ke Bantaeng menjemput baby Ekal. Tapi sudahlah, tidak ada gunanya menyesali yang sudah terjadi.
Berawal ketika bangun dari tidur sore, efeknya selalu pengen ngemil sesuatu . Tidak afdol rasanya ngeteh tanpa ada cemilan yang menemani. Beranjaklah saya ke dapur mencari sesuatu apa yang bisa disulap untuk teman teh sore ini. Teringat dengan tepung pancake instant yang sudah lama saya beli tapi tidak pernah tersentuh. Sepertinya pancake teman yang pas untuk teh sore ini. Mulailah saya mencampur semua bahan dan mengaduknya hingga tercampur rata.




