Manusia hanya bisa berencana tapi Tuhan juga yang menentukan. Kata kata itu pas banget buat saya sekarang ini. Tapi saya tetap berusaha untuk sabar agar marah ini tidak meledak ledak bagaikan bom. Jadi ceritanya begini…2 minggu lalu saya ke tukang jahit bawa kain untuk di jahit dan sesuai dengan order, baju itu sudah harus jadi sore ini. Ternyata oh ternyata sampai hari ini kain sutra itu belum berbentuk baju. Dan parahnya lagi besok pagi sudah harus berangkat ke Makassar untuk acara kawinan yang mau saya hadiri. Pengen marah ke ibu tukang jahit tapi kasian juga. Naluri ku tidak tega untuk melampiaskan kemarahanku ke ibu itu. Saya hanya diam dan tidak bisa berkata kata. Tapi hati kecilku sangat tersiksa. Seluruh badan rasanya gemetar karna menahan emosi. Tapi seperti kataku tadi, saya tetap tidak bisa melakukan nya. Hanya air mata yang meleleh yang menggantikan rasa marah ku itu.
Saya selalu berusaha mengontrol kemarahanku untuk hal hal yang tidak perlu. Kecuali kalo sudah di batas kewajaran barulah meledakkan bom bom itu. Hehehe….dan solusi nya kali ini besok ke acara kawinan pake baju yang lama aja. Hiks…..tolong deh….
Posted by: irhapunya | 8 August 2008
Marah?
Posted in Catatan Kecil, Curhat












Sabar ki di’, seperti kita bilang “Manusia hanya bisa berencana tapi Tuhan juga yang menentukan.” Jadi pakai mi ki baju yang lama ta’ lagi, mungkin dengan pakai baju lama ta’, tambah kelihatan cantik ki dibanding dengan baju baru ta’ yang masih dijahit. Tuhan itu maha adil loh
By: herlan on 9 August 2008
at 12:42 am
tapi kok updatenya sebulan sekali ya

*lirik tanggal posting sebelumnya*
tepat sebulan bo!
By: rara on 11 August 2008
at 11:55 pm
salut deh untuk kesabaran Ira
By: san on 17 August 2008
at 4:02 pm
hmm? pesta siapa? spertinya special banget ..sabar sabar.. hehe
By: syamsoe on 21 August 2008
at 9:28 am