Back to Makassar

Huuh….membayangkan saja perjalanan ke mks yg akan aq tempuh hari ini rasanya sudah sangat melelahkan. Rasa cape yg kemarin belum juga hilang, skr harus balik lagi ke mks dengan membawa motor sendiri krn Fian tdk ikut pulang hari ini. Untungnya Dhas mau ikut dgnku, dan tentunya Linda harus naik mobil umum sendirian, secara pagi ini Linda harus segera pulang krn bapaknya menunggu di mks.

Sekitar jam 14.00 aq, Dhas, Andev, dan Asya meninggalkan kota Watampone. Walaupun tujuan kami berbeda tapi kami tetap berangkat bersamaan. Andev dan Asya pulang ke Soppeng, sedangkan aq dan Dhas ke mks. Ditengah perjalanan kami berempat mampir tuk menyalurkan kenarsisan yg tiada tara di sumpanglabbu. Pemandangannya mayyan keren. Sebagai penganut Narsisme Tiada Tara tentunya kami tdk akan melewatkan moment moment indah seperti yg ada disini.
SumpangLabbu, Agustus 07

zhumpallabbu-5.jpg

zhumpallabbu-12.jpg

Setelah puas menyalurkan hasrat keNARSISan kamipun melanjutkan perjalanan. Dipersimpangan antara Makassar dan Soppeng, kami berpisah. hanya aq dan Dhas ke mks sedang Asya dan Andev menuju Soppeng. Cu Soon…..Sist……!!!
Tinggallah aq dan Dhas menyusuri perjalanan yg panjang ini. Perjalanan rasanya sangat membosankan dan sangat lama di tempuh. Padahal gas supra fitku sudah full lho. Sekitar pukul 16.00 aq dan Dhas mampir di Warkop Mandiri camba, ngopi plus istirahat. Wah ternyata di Mandiri ada beberapa orang yg kukenal. Secara mandiri adalah tempat peristirahatan buat mrk yg dari daerah. Salah seorang teman SMA ku dulu sampai geleng² kepala krn melihat kenekatanku bawa motor. Dasar Tomboy katanya…..( dari duluji ces….)

Setiba di mks langsung ke Xpresso krn disana temanG² sdh menunggu kedatangan kami ( tape-nya ji yg mrk tunggu, bukan pembawanya) ternyata cuman ada Lina dan Linda. Yg lain pada kemana yah..? katanya pengen makan tape, koq malah ga datang ke Xpresso. Ah Sungguh Terlalu…..!!!
Yg jelas amanahnya Ndy sudah disampaikan…..twink……!!!!

Advertisements

One thought on “Back to Makassar

  1. ini para anak nakal…berani nya menyusuri lintas sulsel naek motor…

    [tp dalam hati sebnarnya saya sirik, pengen juga begitu bebasnya menyusuri dan menikmati alam kampung sendiri…]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s