“Sensi mode on”

Dinginnya malam membuatku kangen untuk posting di blog yang tak terurus ini. Rasa kangen mencurahkan semua uneq uneq yang mengganjal di hati memaksaku untuk menulis baris demi baris. Entah apa yang membuat perasaanku gamang. Seribu macam persoalan membebaniku (halah…hiperbola banget)
Yeah….Sinjai bagai kota mati. Hujan yang tidak tahu kapan redanya disertai geledek yang membuatku sedikit bergidik. Sejak sore tadi tiba tiba moodku jelek. Mungkin karna kecapean sampai² gampang banget sensi. Dan itu terus berlanjut sampai sekarang. Semua orang yang ku temui sepertinya menjengkelkan. Jadi pengen ngunyah ngunyah orang yang menjengkelkan itu rasanya. Huuh…. Udah tau saya lagi bad mood malah mereka makin banyak bacot.

*asah badik dan parang toraja*

Kalo ada yang macam macam enaknya kitik kitik pake badik aja kale. Pengen curhat tapi ga tau sama siapa. Argh….lengkap sudah penderitaanku malam ini. Hiwks hiwks hiwks….

Advertisements

One thought on ““Sensi mode on”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s