Pancake Rasa Odol

Musibah tidak pernah ada yang bisa memprediksikannya. Datangnya tidak terduga, entah itu kita siap atau tidak untuk menerimanya. Seperti sore tadi, saya ketumpahan minyak di tangan dan kaki. Seandainya saya tahu tentunya saya akan menghindar untuk ke dapur. Atau memilih untuk ikut ke Bantaeng menjemput baby Ekal. Tapi sudahlah, tidak ada gunanya menyesali yang sudah terjadi.

Berawal ketika bangun dari tidur sore, efeknya selalu pengen ngemil sesuatu . Tidak afdol rasanya ngeteh tanpa ada cemilan yang menemani. Beranjaklah saya ke dapur mencari sesuatu apa yang bisa disulap untuk teman teh sore ini. Teringat dengan tepung pancake instant yang sudah lama saya beli tapi tidak pernah tersentuh. Sepertinya pancake teman yang pas untuk teh sore ini. Mulailah saya mencampur semua bahan dan mengaduknya hingga tercampur rata.

Sekarang saatnya untuk menyiapkan Teflon untuk pancake.  Terlebih dahulu mengoleskan minyak  Agar adonan tidak lengket pada Teflon. Idealnya untuk mengolesi Teflon baiknya memakai mentega tapi ternyata persediaan mentega sudah habis dan saya tidak bisa ke warung untuk membeli mentega. Ternyata Teflonnya kebanyakan minyak dan membuat Teflon mengeluarkan asap  karena minyaknya sudah panas. Niatnya mengurangi minyak dan memindahkan ke kaleng minyak bekas. Pada saat akan memindahkan minyak , tanpa sengaja tanganku yang memegang Teflon menyenggol sesuatu dan tidak dapat dihindari lagi minyaknya tumpah ke tangan dan kakiku. ((((((mama))))))))))

Saya hanya bisa menjerit ngga karuan. Kulitku rasanya melepuh karna terkena minyak panas. Sekejap saya tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya pasrah memandangi tangan dan kakiku.  Setelah agak tenang dan fikiran mulai bekerja kembali, bergegas ke kamar mandi mengambil odol dan mengoleskan ke tangan dan kaki yang terkena minyak. Alhamdulillah setelah mengolesi dengan odolnya, perihnya agak berkurang. Tapi itu tidak berlangsung lama karna rasa perih kembali menyiksaku. Ada yang menyarankan untuk mengolesinya dengan kecap. Hanya menambah bawang dan bumbu semua jadi komplit menjadi semur  tangan.  Ikh amit-amit deh…

Gurihnya pancake dan nikmatnya teh hangat terlewat begitu saja. Tidak ada ritual sore menikmati secangkir teh sambil online menjelajah dunia maya. Yang ada hanya rasa perih dan keringat dingin bercucuran karena menahan sakit. Tapi dibalik semua itu, saya bersyukur karena hanya tangan dan kaki yang ketumpahan minyak. Anggota tubuh yang lain setidaknya selamat dari minyak panas. Terlintas dipikiranku, bagaimana api neraka kelak? Odol, kecap, madu tidak akan mampu menolong. Segera kutepis semuanya. Saya tidak mau memperpanjang pikiran konyolku yang berakhir dengan rasa takut.

Lebih baik bertanya ke um gugel, apa yang harus kulakukan dengan luka bakarku ini. Dari sekian situs yang kubuka, banyak yang merekomendasikan untuk mengobati luka bakar dengan salep bioplancenton. Beruntung karena obat tersebut tidak sulit ditemui di apotik. Rasa perihnya sedikit lebih baik setelah mengolesinya dengan salep. Sekali lagi kupanjatkan rasa syukur. Moral of story yang bisa kupetik dari kejadian ini adalah dalam mengerjakan sesuatu harus selalu berhati-hati. Harus selalu bersikap tenang dan tidak panik. Rajin-rajinlah terjun ke dapur agar tidak merasa canggung dan menjadi terbiasa jika suatu saat harus beraktifitas di dapur.

Semoga tangan dan kakiku tidak tertinggal bekas luka bakar. Secara akan semakin menambah list kekurangan yang ku koleksi :P. yang kepikiran sekarang adalah bagaimana memakai sepatu, dan tidak mungkin ke kantor dengan sandal jepit. Dan lebih tidak mungkin lagi bolos ngantor hanya karena luka bakar. *manyun aja deh*

Argh semua gegara ngunyah-ngunyah nih……..pancake rasa odol emang makyus

Advertisements

10 thoughts on “Pancake Rasa Odol

  1. Aduh yg sabar puang ira ya,,makanya picha dilarang mama dekat2 ke dapur kalo pas menggoreng,,soalnya takut ikut kegoreng,,muachhhhh

  2. ughhh…..sampai sepertinya perih lukanya sampai ke tangan dan kaki sendiri!
    *mungkin kita sudah bisa kontak batin Kaka Ira… 😀

    haduhh… yang rajin pake salepnya, Kaka.. supaya ndak berbekas…

    kalo sdh sembuh, bikin pancake lagi yahh… trus bagi2… 😛

    eniwei, ndak jelasnya komentarku dih? >_<

  3. Pelajaran berharga meski harus sakit dulu.
    Ada salep yang tokcer juga namanya Nutrimoist. Utk segala problem kulit, mulai bayi sampai org dewasa … #bukanjualan krn sy nda anggota mi di perusahaan yg menjual ini hehehe#
    Perrihnya itu di’ …. tapi sudah baikan mi toh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s