Jalan-Jalan ke Kuala Lumpur part 2

Perjalanan kami siangnya dilanjutkan ke Bukit Bintang. Bukit Bintang adalah surganya orang-orang Kuala Lumpur  berbelanja. Daerah Bukit Bintang banyak mall bertebaran. Kami memilih untuk ke Bukit Bintang Plaza. Sebelum mengitari mall, kami mencari makan siang terlebih dahulu. Perut sudah tidak bisa diajak kompromi. Kami memilih  food court secara selera kami beda-beda. Dan tentunya ada banyak pilihan makanan. Bingung itu sudah pasti. Menu makanan di food court Bukit Bintang Plaza beraneka ragam. Mulai dari makanan melayu sampai chinese food. Macam-macam kari india, makanan asia dan bahkan makanan ala eropa. Semua tergantung selera saja.  Saya memilih yang simpel dan sudah tahu persis seperti apa rasanya. Takutnya pilih yang macam-macam tapi rasanya aneh. Nasi lemak dan teh tarik. Ternyata yang lainnya juga mengikuti apa yang saya pilih. Setelah makanan habis dan kenyang. Kami meninggalkan food court untuk mengitari Bukit Bintang Plaza. Tujuannya belanja sepatu dan yang menjadi target adalah Vincci. Tidak susah untuk menemukan outlet Vincci. Konon katanya outlet Vincci selalu dipadati pengunjung. Karna tidak sah ke Kuala Lumpur tanpa menenteng kantongan Vincci. Ada-ada saja celotehan orang-orang. Puas berbelanja Vincci, dan sepertinya tangan sudah penuh dengan tentengan berlabel Vincci.

Sungai Wang

Twin Tower
Destinasi selanjutnya PetronasTwin Tower. Gedung kembar yang tertinggi ketiga di dunia saat ini. Sayangnya karna waktu sudah mulai   sore, untuk naik ke puncak petronas tidak ada akses lagi. Untuk dapat naik ke skybridge harus membeli tiket dan hanya dapat dibeli pada pagi hari. Katanya penjualan tiket dimulai pukul 09.00 tetapi antriannya telah dimulai pagi-pagi sekali. Karna antriannya mengular, makanya tidak cukup sejam tiketnya sudah sold out. Kekecewaan karna gagal merasakan berada di lantai tertinggi Petronas terobati dengan keliling-keliling di areal KLCC Suria. Mall terbesar yang menjual barang-brang branded. Mumpung masih di KLCC Suria, saya menyempatkan untuk shalat dhuzur dan ashar yang harus saya jamak. Dan kerennya di Kuala Lumpur ini, tidak susah untuk menemukan Mushallah. Mushallahnya keren-keren dan bersih pula. Jadi betah untuk berlama-lama didalamnya. Puas dan lega setelah melaksanakan kewajiban. Jadi bebas untuk muter-muter mall. Meski hanya sekedar nongkrong dan muter. Ngga kuat dengan harganya kalo harus membeli barang branded itu….ihik.  Tapi acara foto-foto pasti selalu yang utama. Numpang narsis sebelum narsis itu dilarang  😆

Petaling Street
Kawasan ini adalah chinatownnya Kuala Lumpur tapi lebih dikenal dengan petaling street. Berbagai macam barang berbau etnik chinese bisa ditemukan di tempat ini. Mulai dari merchandise yang cukup murah dan berbagai macam ole-ole keychan dan kaos. Tapi syaratnya harus pintar-pintar menawar. Saya membeli beberapa ole-ole keychan disini. Juga terdapat restoran-restoran dan kelihatannya makanannya menggugah selera. Tapi saya meragukan kehalalannya. Jadilah hanya pengalaman menjamu mata dan telinga yang terpuaskan saat berada di lokasi ini. Setelah puas menjelajah petaling street, kami melanjutkan perjalanan dengan muter-muter kota Kuala Lumpur. Pengen merasakan bagaimana suasana sorenya KL. Oh yah KL ini banyak ditemui Syahrul Khan, dan sempat saya bertanya “berada dimanakah saya sebenarnya?”
Menjelang Magrib tiba, kami mencari restoran agar bisa makan malam dan sekaligus shalat magrib. Karna perjalanan akan dilanjutkan ke Singapura malamnya. Suasana restonya cukup enak dan makanannya juga enak. Kami semua sangat menikmatinya. Menunya tidak begitu asing dan rasanya mantablah. Tapi sayangnya saya lupa apa nama resto dan dimana lokasinya. Pak Jay guide kami sangat mengerti apa yang kami butuhkan. Jam 8 malam lebih sedikit kami meninggalkan resto dan melanjutkan perjalanan ke Singapura. Waktu terasa sangat cepat berjalan. 2 hari di Kuala Lumpur sangat singkat karna masih banyak yang belum kami kunjungi. Dalam hati saya berjanji, suatu saat nanti saya akan kembali disini. Rasanya belum puas berkeliling.
Putrajaya 
Ternyata sepanjang perjalanan dari resto menuju Putrajaya saya tidak menikmati sama sekali karna ketiduran. Seharian mengelilingi KL membuat saya kecapean. Faktor U penyebab utamanya 😎 Usia 30+ katanya rentan cape. Ngek…..Begitu membuka mata, saya sudah berada di area Putrajaya. Putrajaya merupakan sebuah kawasan di ibukota Kuala Lumpur yang juga kerap menjadi tujuan wisata para turis asing. Di Putrajaya ini, para wisatawan bisa menemui berbagai gedung kementerian, mahkamah agung, bahkan kantor perdana menteri Malaysia. Juga beberapa mesjid megah dengan arsitektur ala timur tengah yang modern. Bangunan-bangunan tersebut terlihat begitu menyatu dengan lingkungan yang ada disekitarnya. Paling bagus mengunjungi tempat ini pada malam hari agar dapat menikmati pesona cahaya dan lampu-lampu disetiap gedung dan disepanjang perjalanan. Sayangnya, batrei kamera lowbatt. Jadi foto-foto apa adanya saja dan banyak yang blur. Selama hampir 2 jam kami menghabiskan waktu ditempat ini. Puas menikmati kawasan Putrajaya, kamipun kembali melanjutkan perjalanan.Secara umum kota ini memang indah, rapi dan serba tertata. Baik antara pusat pemerintahan, pemukiman, dan area belanja semuanya di tata secara apik. Jalanpun dibangun dengan sangat lebar dan bagus. Sarana umum seperti mushalla dan toilet sangat bersih. Tapi saya hanya sekedar mengaguminya dan masih akan selalu mencintai Indonesia. Kantuk kembali mendera dan tidak dapat saya tahan untuk tidak tidur lagi. Begitupun dengan yang lainnya. Melanjutkan tidur dan merangkai mimpi. Berharap beberapa jam kedepan sudah berada di tempat lainnya.

 

 

 

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Jalan-Jalan ke Kuala Lumpur part 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s