Bergandeng Tangan bersama Komunitas

Belakangan ini kita kerap mendengar dan mulai akrab dengan kata komunitas.  Kalau dulu pada jaman sekolah, saya akrab dengan organisasi sekolah. Osis dan pramuka kala itu. Pun setelah menjadi mahasiswa, saya bergabung dalam organisasi kampus. Menjadi pengurus himpunan dan ikut berbagai macam organisasi  yang ada di kampus. Bergaul adalah hal yang paling saya sukai.  Dalam masa kekinian, yang kerap terdengar adalah banyaknya komunitas yang bermunculan. Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedelapan dengan tema komunitas ideal.

Logo_IBC_GlowSejatinya komunitas adalah wadah untuk berkumpulnya orang-orang yang mempunyai ketertarikan dan minat yang sama. Sebagai makhluk sosial, kita tidak dapat lepas dari intertaksi dengan orang lain. Berinteraksi dan bersosialisasi merupakan kebutuhan dasar yang telah ada pada diri setiap manusia sejak lahir ke dunia. Dalam sebuah komunitas, anggota-anggotanya pada umumnya memiliki kegemaran yang sama. Dari kesamaan hobi atau kegemaran inilah anggota-anggota dalam suatu komunitas dapat menjalin pertemanan.

Selain Anging Mammiri, saya juga bergabung pada beberapa komunitas. Salah satunya adalah Indosat Blackberry Community atau lebih dikenal dengan isat-bb. Didirikan oleh salah satu pelanggan loyal Indosat pengguna Blackberry. Kami memanggilnya dengan sebutan Om Joe. Om Joe ini adalah pecinta gadget dan pengamat  teknologi. Nah berawal dari ide Om Joe sehingga Indosat Blackberry Community lahir dan tetap eksis sampai sekarang ini.

Isat-bb dalam berinteraksi dengan sesama member menggunakan mailing list melalui yahoogroups. Komunitas yang berulang tahun setiap tanggal 10 februari ini telah beranggotakan kurang lebih 3619 member. Sejak didirikan pada tahun 2008 lalu, isat-bb telah banyak membuat kegiatan online maupun offline. Meskipun komunitas isat-bb didukung penuh oleh operator yang berwarna kuning, tetapi sangat  terbuka untuk seluruh pengguna fitur Blackberry dari Indosat maupun operator lain. Jadi tidak ada kesan eksklusif di dalamnya.

Seperti di Anging Mammiri, pun di Isat-BB saya terjerumus dan enggan untuk keluar dari zona nyaman yang ada di komunitas itu. Keakraban dan kekeluargaan yang senantiasa ada dalam komunitas ini. Diskusi menarik seputar produk atau promo baru Indosat, tips dan trik seputar BlackBerry serta perkembangan terkini dari Blackberry yang dahulu dikenal dengan RIM sampai dengan pelayanan pelanggan Indosat menjadi perbincangan seru di milis yang mempunyai traffic hampir 200-350 email per hari. Selain berinteraksi di milis  isat-bb, para member juga sering melakukan gathering seputar produk dan promo Indosat terbaru, coaching clinic produk Blackberry terbaru atau sekedar mengakrabkan anggota satu dengan lainnya.

Di Isat-BB kita bukan hanya bisa sekadar saling sharing mengenai Blackberry, tetapi juga merupakan sekolah informal di mana kita bisa belajar secara gratis mengenai berbagai macam gadget dan tekhnology. Dan yang lebih luar biasa adalah dengan banyaknya kegiatan yang ada di dalamnya, memberikan kita kesempatan untuk bisa lebih mengenal banyak orang, banyak teman yang berasal dari berbagai macam background profesi dan tersebar di seantero nusantara.

Tidak dapat dipungkiri dalam setiap komunitas akan selalu ada gesekan-gesekan di dalamnya. Seiring dengan perjalanan dan perkembangannya tidak jarang timbul masalah kecil sesama anggota komunitas sehingga tak pelak emosi yang lebih banyak bicara. Pun begitu juga dengan Isat-BB. Bukan hal langka lagi jika gesekan-gesekan kerap mewarnai perjalanannya. Beruntunglah dalam Isat-BB ada orang-orang yang tampil dengan bijaksana bisa mengatasi riak-riak kecil yang menganggu pertemanan dan persaudaraan dalam komunitas. Bukan saja dari pihak moderator, pun dari sesama member yang saling mengingatkan. Juga semangat kekeluargaan  yang menambah semakin solidnya komunitas dalam mengatasi konflik yang timbul.

7719_157080433189_1047676_nSuatu waktu di milis Isat-BB dibuat heboh oleh komentar salah satu member pasif. Si member merasa diperlakukan tidak adil oleh moderator karena tidak mendapat kesempatan untuk menang dalam quiz yang diadakan moderator. Member yang menang pada saat itu adalah member yang memang benar-benar aktif. Member yang protes ini memberi julukan kepada member yang sering menang quiz dengan sebutan 4L (baca Lu Lagi…Lu Lagi) Pun saya juga merasa tersindir dengan gelaran itu. Karena alhamdulillah saya termasuk salah satu member yang sering memenangkan quiz di milis. Akhirnya bullying pun tidak dapat dihindari. Meski bullying itu ditujukan dengan no mention. Pihak moderator tidak membocorkan siapa member pasif yang meluncurkan aksi protes itu. Merasa resah sudah pasti. Tapi sudahlah….semua bisa dilewati.

Kenapa hanya 4L yang selalu menang? Karena hanya mereka yang aktif setiap ada kegiatan yang dilakukan secara online  maupun offline. Hanya mereka yang selalu memantau apa saja yang terjadi di milis. Jadi jangan salahkan kalau hanya mereka yang selalu menjadi pemenang.

7719_157080473189_636541_n

@Ntan menang door prize event Indosat di Makassar

Ketika menghadapi suatu permasalahan dalam komunitas , penyelesaiannya harus dilakukan bersama-sama. Kebersamaan akan mudah tercerai-berai saat ada suatu masalah yang tidak dipecahkan secara bersama atau mementingkan salah satu pihak. Untuk itu, musyawarah mutlak diperlukan dalam setiap komunitas. Sikap-sikap positif dari masing-masing individu juga diperlukan untuk menjaga serta mempererat kebersamaan dan kekompakan dalam setiap hubungan antar manusia. Saling menghargai, berjiwa besar, menerima kritik, saling memaafkan dan menghormati yang diperlukan sehingga tercipta kehidupan yang damai dan tenteram.

Lalu  seperti apa komunitas ideal itu? Tidak perlulah terlalu jauh berfikir bagaimana komunitas itu bisa dikatakan ideal. Komunitas yang ideal itu ibaratnya rumah. Meski penghuninya jauh dari rumah, suatu saat pasti akan kembali. Akan selalu ada saat di mana kita selalu merindukan rumah. Rumah yang selalu memberi kita rasa nyaman. Seperti itu juga komunitas. Layaknya, komunitas itu selalu mengejawantahkan semangat berbagi, itu hal yang paling penting. Apapun komunitasnya, apabila kita bisa menjadi member yang baik dalam sebuah komunitas, kita akan merasakan indahnya berkomunitas dan menjadi bagian dari keluarga baru yang luar biasa. Dan di Isat-BB saya merasakan atmosphere itu. Bagaimana dengan kamu?

Photo by Yancen Piris

Photo by Yancen Piris

Advertisements

5 thoughts on “Bergandeng Tangan bersama Komunitas

  1. Adeh… seruna itu foto yang paling bawa, pakai baju item, tau ji toh maksudku?, tutup mata dulu deh, hehehe, *tapi doyang juga lihat.opss..

    Sampai sekarang ndak pernahpa punya Blackberry kodong, siapa tahu ini komunitas kelebihan blackberry, bagi2 pale nah.. nah nah..

    🙂
    pertamax kah?, asik..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s