Welcome to Ambon Manise

Setelah terguncang-guncang selama kurang lebih 6 jam dari Sinjai menuju Makassar maka perjalanan ke Ambon kali ini harus dilanjutkan tengah malam.  Beruntung saya sedang cuti shalat jadi setidaknya tidak resah memikirkan bagaimana melaksanakan shalat subuhnya.

Dengan mata yang masih agak mengantuk, saya dan @rara79 menembus dinginnya malam menuju airport. Saya termasuk cukup fleksibel dalam hal tidur. Bisa tidur di mana saja dan kapan saja. Pukul 02.00 tengah malam kami tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Pun counter untuk check in belum terbuka. Setelah menunggu sekitar 30 menit, akhirnya kami bisa  check in.

GA 0640

Malam itu kami harus melawan kantuk  menunggu pesawat Garuda  yang akan menerbangkan kami menuju bandara Pattimura yang dijadwalkan akan boarding pada pukul 04.25 WITA. Sembari  menunggu jadwal keberangkatan, kami memilih mampir ke Blue Sky Executive Lounge untuk mengisi perut yang sejak tadi tidak sempat diisi asupan makanan. Dan sepertinya saya belum juga kapok ke Lounge ini. Pilihan makanan yang disediakan ternyata tinggal seiprit. Untuk pengguna credit card BNI Gold bisa menukarkan poinnya agar bisa menikmati sajian di Lounge ini. Tapi ternyata service penukaran poin tidak berlaku pada saat subuh hari. Karna sudah terlanjur masuk maka saya memilih untuk menggesek kartunya. Makanan yang disediakan tidak sebanding dengan harganya. Makanan yang pilihannya tidak banyak serta rasa yang biasa-biasa saja. Tau gitu tadi mending memilih Coffe Bean atau Starbucks yang lebih pasti rasanya. Ya sudahlah….jadikan saja pelajaran 🙂 *sok bijak*

Tak lama berselang setelah  menandaskan makanan yang tidak tahu rasanya seperti apa, panggilan untuk boarding pun terdengar. Kami pun bergegas untuk boarding. Penerbangan kali ini berangkat sesuai jadwal 04.45 WITA dan tiba di Ambon pada pukul 07.35 WIT. Jadi kira-kira dibutuhkan waktu terbang sekitar 2 jam dari Makassar ke Ambon. Selama dalam penerbangan, saya menghabiskan waktu dengan tidur. Lumayanlah bisa memejamkan mata cukup lama. Hanya terbangun ketika pramugari membangunkan untuk sarapan.

GA 0640 mendarat mulus di bandara Pattimura. Matahari cerah (baca: panas) menyambut kedatangan kami ketika keluar dari pesawat. Setelah urusan bagasi rampung, kami pun bergegas keluar ke ruang kedatangan untuk menemui penjemput kami. Om Jem begitu kami memanggilnya. Orangnya ramah. Om Jem yang akan mengantar kami menjelajahi kota Ambon plus menjadi guide kami selama di Ambon.

Dari Bandara Pattimura ke kota Ambon membutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan dengan kendaraan yang memutari teluk Ambon. Alternatif lain menyeberang dengan menggunakan kapal Ferry dengan menempuh waktu sekitar 20 menit. Pada mulanya kami akan menggunakan alternatif menggunakan ferry untuk menyebrang tetapi diurungkan karna panjangnya antrian. Kamipun memilih memutari teluk Ambon untuk mencapai kota.

Meski hari terbilang masih pagi, namun aktifitas warga mulai terlihat ramai. Kesan pertama yang saya lihat adalah Ambon kota yang mulai berkembang dan berbenah. Tidak seperti dalam benak saya ketika belum menjejak kota ini. Dan akhirnya mobil yang om Jem kemudikan tiba di hotel Amaris tempat kami menginap. Maka resmilah kami mengunjungi Ambon. Welcome to Ambon Manise!!

Welcome to Ambon

Welcome to Ambon

Advertisements

2 thoughts on “Welcome to Ambon Manise

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s