#PaluTrip : Menjejak Palu

Kenali negerimu maka kau akan tahu betapa ia sangat mengagumkan…Indonesia!

Postingan ini merupakan cerita tentang #PaluTrip yang baru sempat dipublish 🙂

Liburan kali ini benar-benar disebut dengan liburan. Bermalas-malasan tanpa dikejar jadwal liburan yang padat. Sejak awal niatnya memang hanya sebagai penawar sakaw jalan-jalan.  Selain itu karena kurangnya tujuan wisata yang wajib dikunjungi di Palu atau memang saya yang kurang info tentang wisatanya.

Selama di Palu,  kami menginap di hotel Mercure. Lokasi hotelnya strategis. Berhadapan dengan Pantai Talise.  Pusat keramaian ada di sekitar Pantai Talise. Meski pusat keramaian tapi kami tidak serta merta selalu nongkrong.  Lebih menikmati quality time di kamar sambil bergosip. Ceritanya sih pillow talk. Tsah…

Mesjid Terapungnya Palu

palu1

Sunset di Pantai Talise

Lalu apa saja yang dilakukan selama di Palu? Yang pasti menjajal wisata kulinernya itu nomer satu. Mencoba kendaraan umum agar bisa berinteraksi langsung dengan penduduk setempat. Merasakan suasana dan menikmatinya. Karena seperti itulah arti sebuah perjalanan. Setiap tempat mempunyai suasana dan keunikan tersendiri. Pun begitu juga dengan Palu. Saya tidak pernah menyesal ke kota ini, karena dengan begitu menambah pengalaman dan pengetahuan tentangnya.

Tugu Kabupaten Donggala

Pantai Tanjung Karang

Pantai Tanjung Karang

Pantai ini merupakan lokasi wisata yang ada di Sulawesi Tengah. Letaknya ada di Kabupaten Donggala. Menyempatkan untuk berkunjung ke sini. Sekedar untuk menikmati pemandangan pantainya. Sesuai dengan namanya tanjung karang, pantai ini ditumbuhi banyak karang. Pasirnya putih dan halus. Pantainya ramai akan pengunjung karena saat berkunjung kebetulan bertepatan dengan hari minggu.

Pantai tanjung karang merupakan spot yang keren untuk diving. Tak heran jika banyak melihat bule lalu lalang di sepanjang pantai. Ada sebuah resort keren di lokasi tsb, Prince John Dive Resort namanya. Resort tersebut sepertinya tidak friendly untuk wisatawan domestik karena tarifnya hitungan dollar. Tetapi jangan khawatir di pantai tsb banyak tenda-tenda yang bertebaran di bibir pantai. Dengan harga yang terjangkau tentunya. Dengan lima puluh ribu, kita sudah bisa menyewa tempatnya.

Taksi Wisata

Tak hanya itu, di lokasi juga banyak terdapat taksi wisata yang bisa membawa kita berkeliling pantai melihat-lihat biota laut. Seru…!!! Rombongan kami tak ketinggalan menikmati taksi wisata. Jika merasakan perahu oleng, teriakan pun bergema. Apalagi rombongan kami kebanyakan perempuan-perempuan rempong dan penakut. Inilah yang menambah keseruannya. Selain taksi wisata, juga tersedia banana boat. Lengkap bukan?

Paling seru adalah menikmati durian di pinggir pantai. Harganya cukup murah. Dengan harga Rp. 150.000 mendapatkan dua puluh buah durian yang besar-besar. Isinya pun sangat memuaskan. Tidak rugi berkunjung ke Pantai Tanjung Karang. Memanjakan mata dengan pemandangan pantai yang indah serta menjejal perut dengan makanan yang enak-enak serta menikmati semilir angin sepoi-sepoi di tenda sewaan. Bahagia itu memang sederhana….

Duriannya Tanjung Karang

Advertisements

4 thoughts on “#PaluTrip : Menjejak Palu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s